Mendekati Akhir Musim Harga Duku Terjun Bebas

Sahabat Rakyat Komering.Com – Petani di Desa rasuan, , Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur mengeluhkan merosotnya harga duku. Saat ini harga duku Rp 4000 per kg.
Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Ogan Komering Ulu (OKU), OKU Selatan, dan OKU Timur terkenal dengan buah duku yang manis dan enak. Petani duku sudah panen dalam 3 bulan terakhir.

Waktu awal panen, harga duku tembus Rp 15.000 per kg. Namun saat musim panen serentak, harga duku kian turun.

Petani duku Desa Rasuhan ,bapak jumadi mengatakan saat ini harga duku di kebunnya Rp 1.500 per kg. Jadi Rp 2.000 itu sudah termasuk upah yang memetik.

“Upah untuk yang memetik Rp 500 per kilonya. Jadi kalau dari petani harga buah duku itu Rp 1.500 per kg,” kata bapak jumadi.

“Rata-rata petani duku sudah menjual dukunya langsung. Ada juga yang bertahan tidak menjual berharap harga masih bisa naik lagi seperti awal panen,” ungkap bpk jumadi

“Saat ini bertahan siapa tahu di akhir panen ini masih bisa baik harga dukunya,” imbuhnya.

Bapak jumadi menjual buah dukunya di Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan. Biasanya ada pemborong yang ambil dan dijual lagi.

Tak jauh berbeda dengan bapak, Jamil menjual buah dukunya Rp 2.000 per kg. Ia merupakan petani duku Desa Tanjung Kemala, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur.
“Sekarang ini kan sudah akhir musim panen, jadi banyak kebun-kebun duku sudah berbuah. Jadi harganya jatuh,” ungkap bpk jamil.

Menurut Jamil, di awal musim panen dirinya bisa meraup untung banyak. Sebab satu kg duku dijual Rp 2.000

“Kalau sekarang metik sendiri dan jual sendiri. Kalau bayar pemetik tidak dapat untung lagi,” tuturnya.

Di awal musim panen, ia bisa menjual duku ke luar OKU Timur. Sekarang, karena harga murah terpaksa dijual di pinggir jalan.

“Harganya sudah jatuh sekali. Kalau mau dijual lagi berapa? Jadi jual sendiri saja di pinggir jalan,” tutupnya. (Nadia)