Mahasiswa Unuha Lakukan Observasi Penggunaan Kurikulum Pembelajaran

Mahasiswa Unuha pada saat melakukan observasi disalah satu sekolah di Kabupaten OKU Timur

Komering Sahabatrakyat.com- Mahasiswa Universitas Nurul Huda (Unuha) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi ( PTI), lakukan kegiatan observasi kurikulum pembelajaran dibeberapa sekolah di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur. Hal itu dilakukan untuk memenuhi tugas mata kuliah kurikulum pembelajaran dan itu sudah dilaksanakan pada (11/04/2022) kemaren.

Adapun untuk sekolah yang dijadikan tempat observasi sendiri menurut Dr. Erwin, M.Pd., selaku dosen yang mendamping jalanya proses kegiatan dari Universitas Nurul Huda (Unuha) yaitu adalah  sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten OKU Timur.

“Kegiatan ini dilakukan untuk mengetahui proses pembelajaran yang ada di sekolah-sekolah yang kami kunjungi,” tegasnya.

Menurutnya observasi yang mereka lakukan tersebut yaitu mengenai kurikulum yang dipakai oleh masing-masing sekolah sebagai objek observasi. Apalagi dengan kehadiran kurikulum baru yakni kurikulum merdeka.

“Hadirnya kurikulum merdeka membuat sebagian besar guru atau dewan pendidik menjadi kesulitan dalam menyampaikan materi pelajaran,” ungkapnya.

Hal itu juga disampaikan oleh Wakur SMK Istiqlal OKU Timur, Maryono. Menurutnya sekolah yang ia kelola belum mampu menerapkan kurikulum merdeka, untuk saat ini sekolahnya masih memakai kurikulum 2013.

Tidak hanya Sekolah Istiqlal, Bahkan masih sangat banyak ditemukan sekolah-sekolah yang belum mampu menerapkan kurikulum merdeka, mengingat banyaknya kendala-kendala yang ditemukan di kurikulum merdeka. Sehingga banyak sekolah yang masih memakai kurikulum 2013. Seperti SMK Negeri 2 OKU Timur, SMK Mahkota Buana, dan SMK Takwa. Mereka juga belum bisa menggunakan kurikulum merdeka.

“Rata-rata dari alasan yang kami temukan, kenapa sekolah-sekolah tersebut masih menggunakan kurikulum 2013 adalah karena kurikulum merdeka dinilai kurang matang dalam persiapnya. Sehingga membuat para guru kebingungan untuk menerapkannya, ” jelasnya lagi.

Adapun untuk mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan observasi yaitu ada enam mahasiswa yang semuanya itu mahasiswa PTI semester lima, yakni Murthiningseh, Ulfa Masrifah, Anton Wijaya, Imron Syafaat, Adi Chandra, dan Anggi Verdianto.

Ulfa Masrifah, sebagai salah satu mahasiswa yang ikut terlibat dalam proses observasi mengaku, bahwa ia merasa sangat beruntung bisa mendapatkan kesempatan terjun langsung ke sekolah-sekolah dan menemukan banyak pengalaman dan pengetahuan baru tentang sistem pembelajaran dalam dunia pendidikan. Apalagi ia sendiri merupakan mahasiswa yang nantinya akan bergelut dalam dunia yang sama.(Y)