Santunan Anak Yatim di Pondok Pesantren Al- Fallah

Asrama pondok pesantren Al-Fallah

Belitang III, SRK- Yayasan pondok pesantren Al-Fallah desa Nusa Raya, Kec Belitang III, Kabupaten OKU Timur, merupakan tempat yang dipilih oleh organisasi Himpunan Mahasiswa Progam Studi (HMPS), Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Nurul Huda ( STKIP-NH) Sukaraja Untuk memberikan santunan kepada anak yatim-piatu yang ada di sana. Adapun kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 30/04/2021.

Menurut Lia Dwi Al Fatimah selaku ketua Himpunan Mahasiswa Progam Studi (HMPS), Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) STKIP Nurul Huda, bisa tercetus ide memberikan santunan kepada pondok pesantren Al-Fallah Nusa Raya, karena disana bagi anak yang tidak mampu mondoknya gratis atau tidak dipungut biaya sama sekali, timbal Lia dan disana hampir 80 persen anak yang nyantri merupakan anak yatim-piatu, ditambah lagi pondok pesantren Al-Fallah juga baru berdiri tepatnya baru 3 tahun lamanya.

” Jadi pondok pesantren Al-Fallah ini sangatlah layak sebagai tempat pemberian santunan, mereka juga senang dan terharu saat menerima santunan tersebut”, ungkap Lia.

Lia juga menambahkan bahwa ia dan teman-temannya yang terlibat dalam kegiatan tersebut merasa mendapatkan pengalaman baru, mereka juga bersyukur karena masih sempat untuk berbagi bahkan sekarang mereka juga diberikan kesempatan untuk belajar dibangku kuliah, yang banyak orang lain yang belum bisa merasakannya.

Ustadz Rahmat atau selaku pengasuh pondok pesantren Al-Fallah Nusa Raya, menyampaikan banyak terimakasih serta turut mendoakan agar HMPS STKIP Nurul semakin maju.

” Semoga Kakak-kakak dan Mbak-mbak menjaga silaturahim kepada pondok pesantren Al-Fallah, kami membuka peluang bagi anggota HMPS PBSI STKIP Nurul Huda untuk bekerja di sini jika nanti kuliahnya sudah selesai”, ungkapnya.

Beliau juga berharap agar HMPS PBSI kedepan semakin jaya dan para anggotanya selalu diberikan kekuatan, kesehatan, serta dimurahkan rezekinya. Beliau juga menambahkan semoga kampus STKIP Nurul Huda semakin maju, terutama Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI). (Chabib)