Mulai Bergelut Dalam Dunia Investasi

Gambar diambil dari https://www.google.com

 

Oleh: Yandi**

Komering Sahabatrakyat.com – Bergelut dalam dunia investasi sepertinya merupakan salah satu langkah yang tepat bagi semua orang saat ini. Pengertian investasi sudah sangat akrab bagi hampir semua kalangan, entah itu pemuda maupun orang dewasa. Investasi adalah suatu usaha yang dilakukan oleh seseorang dengan cara menanam modal untuk tujuan mendapatkan keuntungan. Jadi yang namanya memberikan modal kepada perusahaan itu, jika mereka sebagai pemberi modal, mereka harus melakukan investasi dengan jauh-jauh hari, agar bisa memperoleh income lebih banyak, demi hidup yang akan datang menjadi lebih baik. Nah untuk itu lah penting bagi siapa saja untuk tahu apa itu investasi dan bagaimana cara bermain dalam dunia investasi.

*Penjelasan singkat tentang investasi.*

Berdasarkan hasil kutipan dari id.m.wikipedia.org/wiki, Investasi, penanaman modal, atau pelaburan yakni sebuah upaya untuk menanamkan modal, baik langsung maupun tidak, dengan harapan diwaktu yang akan datang pemilik modal mendapatkan hasil panen dari investasi yang dilakukan.

Investasi adalah kegiatan penitipan modal kepada perusahaan-perusahaan tertentu dalam bentuk aset selama beberapa masa tertentu, agar kedepan mampu mendapatkan keuntungan. Sementara pelaku investasi dikenal dengan sebutan investor.

Investasi di laksanakan dengan tujuan untuk mengatasi keperluan dalam hal keuangan. Biasanya mereka yang berinvestasi itu mempunyai tujuan tertentu, seperti keperluan pendidikan, menikah, buat keperluan dimasa depan dan lain-lain. Jadi intinya investasi itu baru akan mendapatkan hasil jika sudah melewati waktu yang lama.

*Jenis-jenis investasi.*

Investasi merupakan suatu cara yang tepat untuk mendambakan kebahagiaan hidup di waktu yang akan datang. Yang bisa bermain dalam dunia investasi juga bisa semua orang, artinya tidak hanya orang kaya, orang biasa juga bisa, asal mau. Mantab bukan?

Bagi kamu yang masih pemula, ayo mulailah dengan investasi yang minim resiko terlebih dahulu dan tentunya minim modal juga. Contoh investasi yang minim resiko dan dikit memerlukan modal adalah dengan membeli lahan atau tanah, yang nantinya bisa digunakan untuk membangun properti atau jika kamu mengalami kekurangan modal, bisa di gunakan untuk menanam tanaman sayuran, buah-buahan atau lainnya, yang hasilnya bisa dijual untuk mendapatkan income.

Pada dasarnya Itu bisa dilakukan oleh siapa saja ya, dan dengan modal yang juga tidak banyak, misal yang dimiliki hanya uang senilai 5 juta, cari aja tanah kaplingan yang harganya segitu. Kedepannya jika kita punya uang lagi, tambah lagi kan bisa?. Ayo tunggu apalagi !

Selain itu, percayalah deh bahwa harga tanah dari masa ke masa akan mengalami peningkatan. Sehingga kamu dapat memperoleh hasil dari penjualannya dengan nilai yang fantastis. Mantab bukan?.

Bisa dibilang investasi jenis ini adalah investasi jangka panjang. Lalu apa saja sih yang termasuk jenis investasi jangka panjang?.

1. _Investasi_ jangka panjang

Investasi jangka panjang adalah investasi yang return nya baru bisa diperoleh setelah melewati waktu beberapa tahun bahkan hingga 10 tahunan baru bisa dilihat hasil yang sesungguhnya.

Contoh investasi jangka panjang selain yang sudah kita ketahui diatas yaitu adalah menanam saham.

Namun untuk bermain di investasi jangka panjang, untuk mendapatkan income yang optimal kita membutuhkan modal yang cukup besar, misalnya untuk memperoleh hasil yang maksimal tentu tanah yang dibutuhkan juga harus luas, atau membangun properti, tentu semua itu dengan modal yang tidak kecil.

Atau jika saham, untuk mendapatkan income yang lumayan, saham yang harus dimiliki juga harus banyak.

Kemudian selain itu, yang termasuk investasi jangka panjang yaitu emas, jika kamu berinvestasi dengan emas, hal itu cukup menguntungkan. Sebab emas mempunyai nilai atau harga selalu mengalami kenaikan setiap tahunnya.

Jadi lebih baik hasil kerjamu sisa dari keperluan sehat itu, kamu gunakan untuk membeli emas, agar jika nanti harga emas tinggi, kamu bisa menjualnya kembali.

Selanjutnya investasi jangka panjang, yaitu Obligasi, Obligasi atau berupa surat bukti pinjaman kepada penerbit surat berharga yang butuh pelunasan jika sudah masa jatuh temponya.

Contoh obligasi yang terkenal adalah ORI atau panjangnya disebut Obligasi Ritel Indonesia. Untuk mengaksesnya juga mudah, itu karena banyak bank pemerintah maupun swasta telah berkontribusi untuk memasarkannya. Selain itu untuk memulai investasi jenis ini bisa juga dengan nilai yang tidak memberatkan, seperti mulai dari 1 atau 2 juta saja. Dan itu bisa dicairkan dalam masa yang cukup singkat, 2 sampai 3 tahunan, tergantung perjanjian saat transaksi pembelian.

_2. Investasi jangka pendek_

Selain investasi jangka panjang. Kamu juga harus mengetahui juga jenis investasi jangka pendek. Ayo ada apa aja?.

Investasi jangka pendek yaitu investasi yang return nya bisa di dapatkan dengan waktu yang tidak terlalu lama, misalnya beberapa bulan saja.

Contoh investasi jangka pendek, seperti deposito, investasi model ini hampir mirip dengan tabungan. Dan dengan resiko yang rendah, oleh karena itu banyak orang yang berminat untuk bermain di investasi deposito. Suku bunga juga lebih tinggi dibanding tabungan biasa, tetapi untuk pengambilan uangnya tidak bisa sembarang waktu, tidak seperti tabungan lain, bisa diambil kapan saja.

Lalu yang termasuk juga investasi jangka pendek, yaitu Reksadana, yaitu cara kerjanya dengan mengumpulkan modal sebanyak-banyaknya dari investor-investor untuk kemudian digunakan dan dikelola oleh manajer investasi, untuk itu kamu bisa memulainya dengan modal receh, seperti dengan uang 10 ribu, sudah bisa terjun ke sana.

Selanjutnya Peer to peer lending, yakni sebuah perusahaan yang menyediakan pelayanan keuangan agar bisa mempertemukan mereka yang bersedia memberikan pinjaman dengan ia yang membutuhkan pinjaman. Dengan cara membuat perjanjian melalui sistem elektronik atau dengan jaringan internet.

*Bagaimana agar seorang investor bisa mendapatkan tempat menamam modal yang aman?*

_Pilihan tempat investasi yang minim resiko dan aman._

1. Ada izin usaha dari otoritas terkait seperti OJK, BEI, BI

2. Tidak menawarkan keuntungan fantastis dalam waktu singkat.

3. Informasi struktur manajemen & laporan keuangan perusahaan investasi harus transparan.

4. Tidak memberi kesan seolah-olah investasi bebas risiko. Informasi ini diambil dari https://hpfinancials.co.id/seputar-investasi/ketahui-perusahaan-yang-aman-untuk-berinvestasi

Lebih jelasnya yang juga perlu diperhatikan adalah.

1. Kenali profil investasi diri.

Setiap orang mempunyai profil investasi yang unik, karena masing-masing individu memiliki tujuan investasi, jangka waktu investasi, penerimaan terhadap risiko, dan mengharapkan tingkat return atau yang tidak sama.

2. Jenis produk sesuai kebutuhan

Jadi jenis produk yang disediakan di perusahaan tempat untuk berinvestasi juga perlu dipertimbangkan. Pilihlah produk yang sesuai dengan minat atau keinginan kamu.

3. Aspek legalitas dan bidang usaha

Selanjutnya aspek legalitas juga butuh diperhatikan. Agar kualitas produk yang kita pilih benar-benar terbukti dan juga aman bagi para konsumen nantinya. Juga lembaga penjual atau yang menawarkan produk tersebut telah memperoleh izin usaha sesuai bidangnya.

4. Memahami regulator

Memahami regulator yang mengawasi perusahaan yang menjual dan menawarkan produk investasi tak kalah penting. Hal tersebut diperlukan untuk berjaga-jaga jika terjadi sesuatu di masa mendatang.

Memahami ketentuan produk Anda perlu memahami secara seksama ketentuan yang berkaitan dengan produk, untuk memastikan konsumen telah mengetahui secara lengkap hak dan kewajibannya, manfaat, biaya, dan risiko yang berkaitan dengan produk.

Tetapi, jika kamu masih ragu, takut, atau bimbing akan suatu pilihan tempat investasi, maka bisa menanyakan lebih lanjut ke regulator terkait, seperti OJK (1500-655), Kementerian Perdagangan (021-3858-171), Badan Koordinasi Penanaman Modal (021-5252-008), Kementerian Koperasi dan UKM (021-520-436672), serta Kementerian Komunikasi dan Informasi (021-3452-841). Itu beberapa kontak yang bisa dihubungi jika anda masih bimbang berdasarkan informasi yang ditemukan lewat  http://money.kompas.com/read/2022/09/29/211236526/5-tips-memilih-investasi-yang-aman-apa-saja.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Penulis adalah abdi yang mengabdikan diri disebuah lembaga pendidikan milik yayasan kepesantrenan di Sumatera Selatan. Tepatnya Yayasan Pondok Pesantren Nurul Huda Sukaraja, Buay Madang, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur.