KKN T-02 Unuha & Tradisi Ngayah Pura Di Desa Suka Jaya

KKN Unuha ikut andil dalam tradisi Hindu Desa Suka Jaya

Komering Sahabatrakyat.com- Selasa (02/08/2022) KKN T- 02 Unuha bersama masyarakat Hindu Desa Suka Jaya bersih-bersih lingkungan Pura di Desa Suka Jaya, Kecamatan Belitang II, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKUT).
Kegiatan tersebut sebenarnya merupakan tradisi wajib bagi umat Hindu. Mereka yang beragama Hindu mengenal tradisi itu dengan istilah Ngayah. Yaitu sebuah kegiatan dalam bentuk melakukan sebuah gotong royong atau bekerja tanpa mengharapkan imbalan.

Dewa Ketut, selaku Ketua RT IX Desa Suka Jaya menuturkan bahwa tradisi Ngayah merupakan suatu kegiatan yang bersifat wajib rutinan bagi masyarakat yang berkepercayaan Hindu.

“Dalam pelaksanakannya kami umat Hindu berkumpul, baik laki-laki maupun perempuan untuk saling bergotong royong membersihkan lingkungan peribadatan,” Terangnya.

Ia juga berharap dengan adanya kegiatan seperti itu masyarakat menjadi semakin sadar dan mencintai keindahan lingkungan. Juga bisa menjadi salah satu alternatif dalam usaha mempererat tali persaudaraan diantara masyarakat, sebab Ngayah itu sama halnya dengan kegiatan gotong royong melakukan sebuah pekerjaan tertentu.
Dengan begitu tidak hanya umat Hindu yang boleh mengikuti kegiatan tersebut. Sehingga kebersamaan antar umat beragama pun menjadi semakin harmonis.

Dalam kesempatan itu Tiana Tantri, yang merupakan anggota dari KKN Unuha, mengatakan bahwa ia sangat menikmati serta bersyukur bisa ikut terlibat dalam pelaksanaan kegiatan yang demikian. Serta ia dan teman-temannya juga berharap semoga apa yang diterapkan oleh masyarakat Desa itu bisa menjadi contoh bagi masyarakat lain terutama bagi dirinya sendiri, untuk senantiasa menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan.

“Apa yang dilakukan oleh masyarakat Suka Jaya ini patut kita tiru, bahwa yang namanya menjaga kebersihan lingkungan itu sangat penting. Apalagi jika dilakukan dengan cara bekerjasama. Sehingga semua masyarakat akan melakukan hal itu dengan suka ria dan gembira,”ujarnya.

Ia juga merasa bangga bahwa ternyata sifat suka gotong royong yang merupakan identitas bangsa ini, masih tegak lestari hingga sekarang.

” Semoga hal-hal yang positif seperti ini tetap ada, sehingga kebersamaan masyarakat tetap terjaga sampai kapanpun,” ungkapnya lagi.

Lebih lanjut ia juga mengatakan bahwa dari kegiatan itu, mereka berharap semoga wawasan serta pengetahuannya semakin bertambah dan berkembang, hingga ketika pulang dari tempat KKN mereka suda mampu bermasyarakat yang notabene majemuk itu.
“Bangsa ini, sebagaimana kita ketahui bahwa ia memiliki berbagai macam suku, adat atau tradisi, agama, dan masih banyak lagi sifat majemuk yang dimiliki daerah-daerah yang ada di seluruh pelosok Nusantara,” Tuturnya.

Untuk itu ia menyarankan sekaligus menegaskan lagi akan pentingnya sikap saling menghargai antar umat beragama, lebih khusus bagi sesama manusia ciptaan Tuhan yang maha esa. (Yandi)