Duku Komering Terkenal Dengan Manisnya Hingga Kepulauan Jawa

Dosen Pengampu : Dedi Febriyanto ,M.Pd
Mata Kuliah : Jurnalistik
Nama : Angkut Ana Sari
Nim : 2286232040
Prodi : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Fakultas : Agama Islam
Kelas : C1
Semester : 4 (Empat)

Sahabat Rakyat Komering.Com – Komering merupakan wilayah yang dilalui aliran sungai komering. Duku asal Sumatera Selatan ini merupakan varietas paling terkenal di Indonesia. duku komering terkenal dengan rasanya yang sangat manis, berkulit tipis, berbiji kecil, berbentuk buah oval dan daging buahnya besar. Di Provinsi Sumatera Selatan, tumbuhan yang berbuah musiman itu tumbuh subur di wilayah Komering, di antaranya meliputi Kabupaten Ogan Komering Ilir, Ogan Komering Ulu Timur, dan Ogan Komering Ulu Selatan.
Duku manis ini bisa dinikmati pada musim panen, Februari hingga akhir april. Tanaman ini mulai menghasilkan buah sekitar umur 10 tahun. Lamanya umur tanaman hingga menghasilkan buah menjadi kendala bagi masyarakat yang membudiyakannya. Namun begitu, duku merupakan tanaman berumur panjang, tidak membutuhkan regenerasi yang singkat.
Sebelum panen buah duku komering di desa Rasuan biasanya sudah ada pesanan dari pulau jawa, seperti Jakarta, juga Tanggerang. Petani menunggu buah matang sempurna baru nanti dikirim ke pemesan. Pada panen tahap pertama buah dipilih, karena tidak semua buah matang sempurna. Buah duku disini ada tiga tahap panen, saat ini tahap pertama, panen kedua diperkirakan akhir maret, kemudian puncaknya nanti saat lebaran atau awal April 2024.
Hasil panen duku di Desa Rasuan biasanya jarang beredar di sekitar Palembang, sebab selesai panen lansung dibawa ke pulau Jawa. Buah duku sebelum dikirim, dikemas terlebih dahulu dengan peti kayu. Biasanya dalam satu kotak peti isinya sekitar 14 kg. Dalam satu pohon, bisa menghasilkan hingga sampai 300 kg buah duku. Petani biasanya mengirim buah duku menggunkan mobil truk, dalam satu truk bisa sampai 600 kg buah duku.
Kepala Dinas Pertanian OKU Timur Junadi, SP, MM menyampaikan bahwa Duku Komering telah meliliki sertifikat. Yakni Sertifikasi Indikasi Geografis (IG) Duku Komering, yang telah dikeluarkan oleh Kementerian Hukum dan HAM RI. Sertifikat IG Duku Komering memberikan kepastian asal muasal buah duku. Sehingga dapat menghindari adanya pencatutan nama Komering oleh produsen buah duku lain. Dengan semakin membaiknya jaminan mutu Duku Komering diharapkan dapat memberikan daya tawar harga yang lebih baik bagi petani. (Angkut)