KKN -T 19 Unuha Lakukan Survei Seputar SDM Desa Sumber Sari, Khususnya Dalam Bidang Pertanian

Kelompok KKN Unuha Desa Sumber Sari Pada Saat Survei Di Perkebunan Terong

Komering Sahabatrakyat.com- Senin (01/08/2022) Mahasiswa KKN Tematik-19 Universitas Nurul Huda (Unuha) melakukan survei dan wawancara kepada salah satu petani terong, yang merupakan termasuk salah satu SDM dari Desa Sumber Sari, Kecamatan Belitang II, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan.

Menurut mahasiswa Unuha yang bernama Diajeng Sekar, kegiatan survei dan wawancara tersebut sangat penting untuk menggali  informasi seputar usaha perkebunan terong. Selain itu juga sebagai salah satu alternatif mereka untuk mendapatkan pengalaman baru.

“Kegiatan ini diharapkan agar dapat memotifasi orang lain untuk bisa membuka lahan dan berkebun untuk mata pencaharian serta penyetaraan ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya usaha perkebunan itu milik salah seorang warga yang bernama Sholikin. Ia adalah salah satu warga yang sukses dalam usaha budidaya tanaman terong. Bahkan ia sudah memiliki  lahan perkebunan kurang lebih 2 hektar.

Lahan terong 2 hektar tersebut memerlukan kira-kira 4 sachet bibit terong unggul pilihan.

“Sebagai seorang petani, tentu tidak bisa menjamin usaha akan selalu berhasil. Belum lagi dengan naik turunnya harga dipasaran,” ujarnya.

Jenis terong yang ditanam sendiri adalah jenis terong pitaloka. Berkat usaha perkebunan terong itu juga Sholikin mampu memberikan lapangan pekerjaan baru bagi 4-6 orang untuk mengurus kebunnya.

Beliau menuturkan kebun terong ini bisa mulai di panen bila terong ini sudah mencapai umur 3 bulan setelah masa tanam bibit dan persemean. Setelah umur 3 bulan pak sholikin bisa memanen 3 sampai 6 kwintal terong . dan beliau bisa memanen 23X panen dalam 1X tanam dengan harga pasar kira-kira 5000/kg , padahal beliau baru menekuni bidang ini kurang lebih 3 bulan.

Namun, adakalanya Sholikin pun pernah merasakan apa itu gagal panen, di karenakan hama terong yang menyerang pertumbuhan dan kerusakan terong.

Jenis hama yang sering ditemukan pada terong seperti, Ulat, Jamur Pusarium, Kutu Putih, Trip, dan juga Tungau. Selain disebabkan oleh adanya hama, gagal panen juga bisa terjadi karena pengaruh cuaca yang tidak stabil. Hal itu dapat menyelesaikan pertumbuhan pada tanaman terong tidak optimal, apalagi ketika terjadi musim penghujan yang menjadi terong-terong mengalami kebusukan.

Sementara untuk perawatan tanaman dan sebagai ikhtiar dalam menjaga kualitas pertumbuhan pada tanaman, ia tidak bisa lepas dari yang namanya Pupuk. Biasanya untuk pupuk yang dipakai diantaranya, jenis KCL, Poska, Bahan Aktif Emametkin, serta Mutiara.

Dengan adanya kegiatan ini mahasiswa KKN Universitas Nurul tersebut mengaku bahwa mereka sangat termotivasi dengan apa yang sudah dilakukan oleh Sholikin. Dan mereka Sangat mengapresiasi, karena ia termasuk petani yang bisa dibilang sukses dalam dunia usaha perkebunan terong.

Selain itu mereka juga berharap dari informasi yang berhasil diperoleh itu semoga mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan Masyarakat Desa Sumber Sari. Sehingga kedepannya desa itu dapat menghadirkan banyak SDM-SDM berkualitas, bahkan tidak hanya dalam bidang pertanian atau perkebunan, tetapi juga di bidang-bidang yang lain. (Yandi)