Peletakan Batu Pertama Madrasah Diniyah Al-Ikhsan di Desa Suma Mukti Way Tuba

WAY TUBA- Mengawali tahun baru, pada Sabtu, (01/01/2022). Ketua Yayasan Nurul Mustaqim, Dr. Supangat, S.Pd.I., M.Pd.I., menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Madrasah Diniyah Al-Ikhsan di Desa Suma Mukti, Kecamatan Way Tuba, Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung. Madrasah Diniyah tersebut rencananya akan diasuh oleh Ustadz Choirul Anwar yang merupakan satu angkatan dengan beliau ketika mondok di pesantren Nurul Huda Sukaraja. Selain itu Choirul Anwar juga salah satu Alumni Pondok Pesantren Lirboyo Kediri.

Kali ini Ketua Yayasan Nurul Mustaqim yang juga merupakan pengasuh Asrama Nurul Mustaqim tersebut didampingi langsung oleh pengurus harian bidang pendidikan pondok pesantren Nurul Huda, yang juga merupakan ketua Ikatan Alumni Nurul Huda (IKANUHA), Dedy Mardiansyah, M.Pd.

Dalam kesempatan itu Supangat mengatakan, semoga dengan berdirinya Madrasah Diniyah Al-Ikhsan tersebut bisa mendatangkan keberkahan dunia dan akhirat terutama bagi pendiri dan yang memanfaatkannya kelak.

“Harapan saya kedepan semoga Madrasah Al-Ikhsan ini bisa menjadi Pondok Pesantren yang mampu menampung santri-santri sampai dari luar daerah,” ucapnya.

Adapun untuk pembiayaan pendirian gedung sendiri dibiayai sepenuhnya oleh Ustadz Choirul Anwar.

Kemudian selain itu Dedy Selaku Ketua IKANUHA juga menyampaikan bahwa, Keluarga besar Alumni PP Nurul Huda Sukaraja melalui IKANUHA dengan ini turut bersyukur dengan adanya pembangunan fondasi bagi gedung Madrasah Al Ihsan di Desa Suma Mukti tersebut.

“Harapannya agar para Alumni PPNH Sukaraja di Suma Mukti dan sekitar dapat memaksimalkan keberadaan madrasah ini nantinya sebagai sarana perjuangan pendidikan umat,” harapnya.

Lalu dari pihak sesepuh Desa Suma Mukti yang dalam hal ini diwakili oleh Sonhaji mengatakan bahwa, ia sangat mensupport dan mengapresiasi dengan adanya kegiatan pembangunan Madrasah Al-Ikhsan tersebut.

“Kami disini bersama masyarakat sangat bersyukur dengan inisiatif pendirian madrasah ini, apalagi pemikiran itu muncul dari anak muda, makanya disini kami bersama masyarakat sangat antusias untuk membantu dan mendukung semampunya agar semua bisa berjalan dengan baik dan lancar, ujarnya.

Ia juga berharap agar kedepan dengan adanya madrasah tersebut mampu memberikan kontribusi lebih dalam kemajuan Desa Suma Mukti, terutama dalam pengembangan SDM nya.

Dalam kesempatan yang sama juga Khoirul Anwar selaku pendiri dan nantinya akan menjadi pengasuh Madrasah Al-Ikhsan mengungkapkan bahwa, bangunan madrasah tersebut akan dibangun sebanyak 3 lokal.

“Terima kasih kepada semua masyarakat yang telah bersedia menyediakan waktunya untuk bergotong-royong pada peletakan batu pertama atau pembangunan pondasi madrasah yang kami namai Madrasah Al-Ikhsan ini, semoga apa yang diberikan bisa menjadi amal ibadah dan diridhoi oleh Allah SWT. Alhamdulillah, berkat kerja sama masyarakat Desa Suma Mukti akhirnya pembangunan pondasi bisa cepat terselesaikan dengan baik,” tambahnya.

Ia juga berharap, semoga dengan berhasilnya peletakan batu pertama tersebut, pembangunan Madrasah Al-Ikhsan itu bisa cepat selesai, agar para santri yang biasa ngaji dengannya semakin bersemangat untuk menimbah ilmu agama. Karena untuk saat ini menurut keterangannya santri-santri yang biasa ngaji dengannya itu ngajinya masih dirumahnya.(YANDI)