BUAY MADANG- Sidang senat terbuka Universitas Nurul Huda Perdana, di kampus B Universitas Nurul Huda Sukaraja, Buay Madang, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKUT).
Dalam acara tersebut dihadiri oleh LLDIKTI wilayah VII, Dr. Mahfud, M.Pd., wakil Bupati OKU Timur, Adi Nugroho Purnama Yudha, S.H., Dewan Pembina Yayasan Pondok Pesantren Nurul Huda, KH.Afandi, B.A., Kapolres OKU Timur, Dr. Rukin, M.Pd., dari Surabaya, dan seluruh tamu undangan dari berbagai instansi, dan organisasi.
Pihak LLDIKTI wilayah VII dalam hal ini diwakili oleh, Dr. Mahfud, M.Pd., mengatakan dalam sambutannya bahwa, Universitas Nurul Huda mempunyai kebanggaan tersendiri, karena memang berdiri di bawah naungan pondok pesantren, yang sangat jarang bisa ditemui di tempat-tempat lain.
” Maka dari itu saya menyakini bahwa suatu saat Universitas ini akan menjadi kiblat bagi lembaga pendidikan tinggi yang lain,baik itu daerah, secara nasional maupun mancanegara. Paparannya.
Beliau juga berharap agar para wisudawan tidak menyia-nyiakan kelebihan tersebut, dan terus menerus belajar untuk mengasahnya agar bisa lebih mendatangkan maslahat.
Selain itu sambutan kedua dari Rektor UNH, H.Imam Rodin, S.Ag., M.Pd., menjelaskan bahwa, keinginan STKIP Nurul Huda menjadi Universitas tersebut sudah disampaikan oleh Dewan Pembina Yayasan, KH.Afandi, B.A., pada saat awal beliau diminta jadi Ketua STKIP-NH.
“Dan kini Alhamdulillah syukur ternyata doa kita semua diijabah,” Ungkap Nya
Beliau menambahkan bahwa, perintah untuk menjadikan STKIP Nurul Huda menjadi Universitas merupakan perintah langsung dari KH.Afandi, kepadanya. Dari sanalah mereka bersama dengan pengelolah yayasan bersama civitas akademika STKIP Nurul Huda bahu membahu untuk mewujudkan hal tersebut, tentunya dengan menempuh berbagai macam kesulitan halangan serta rintangan.
” Kami sangat berharap agar masyarakat kabupaten OKU Timur untuk membantu serta mensupport kami dalam menahkodai kapal baru ini seminim-minim nya dengan mendoakan kami dalam menuju arah pelayaran selanjutnya,” ujarnya.
Beliau juga mengatakan, bahwa para wisudawan merupakan ujung tombak dan Wisudawan pertama UNH serta sebagai corong pada saat ditengah-tengah masyarakat, maka dari itu jagalah almamater UNH dan kabarkan lah berita bahagia ini kepada masyarakat akan adanya Universitas Nurul Huda.
Lalu sambutan ketiga juga disampaikan oleh Dewan Pembina Yayasan Pondok Pesantren Nurul Huda, KH.Afandi, B.A., beliau mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah mengorbankan waktu, tenaga serta pikiran, terutama kepada Dr. Rukin, Yang telah mendampingi proses demi proses dalam mewujudkan STKIP menjadi Universitas.
” Saya berpesan kepada para calon wisudawan untuk mengembangkan ilmu yang kamu miliki. Kalau bisa bukalah lembaga pendidikan baik yang kecil maupun sampai besar. Dirikanlah tempat pengajian sesuai dengan ilmu yang kamu miliki, karena memang tujuan dari pada berdirinya lembaga pendidikan Nurul Huda yaitu untuk memperkokoh ukhuwah wathaniyah dan ukhuwah basyariyah, maka tidak heran jika yang menjadi santri Nurul Huda tidak hanya orang muslim tetapi juga ada yang non-muslim, sebab tidak ada paksaan dalam beragama, ungkapnya.
Kemudian Bupati OKU Timur, Adi Nugroho Purnama Yudha, S.H., juga memberikan sambutannya. Beliau mengatakan bahwa para wisudawan harus benar-benar menjaga nama baik almamater UNH.
” Kita harus tahu siapa kita, dari mana kita, dan kemana kita akan kembali. Dan jangan sekali-kali kalian melupakan sejarah (jasmerah), ungkap Bupati OKU Timur.
Dalam orasi ilmiah yang disampaikan oleh Dr. Rukin, S.Pd., M.Si., dari Surabaya. beliau mengatakan bahwa negara Indonesia harus benar-benar merdeka, tidak hanya dalam berpolitik namun dalam segala bidang kehidupan, mulai dari pendidikan, ekonomi serta bidang lain. Beliau mengambil contoh gerakan yang dilakukan oleh tokoh Proklamator kemerdekaan republik Indonesia, yang bung Hatta.
” Kita harus mampu berdiri diatas kaki sendiri, jangan hidup dalam ketergantungan kepada siapapun dan lembaga manapun, ” pesan beliau dalam orasi ilmiahnya. (Yandi)


