Workshop Menulis Komering HMPS PBSI Universitas Nurul Huda

BUAY MADANG- Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (HMPS PBSI) Universitas Nurul Huda selenggarakan Workshop Menulis Komering, dengan tema” Menulis Komering untuk Dunia Melalui Universitas Nurul Huda,” pada Senin, (6/12/2021) di Aula Kampus A Universitas Nurul Huda Sukaraja, Buay Madang, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKUT).

Adapun pemateri dalam kegiatan itu, senior Stastisi dan Demografer Jousairi Hasbullah, dari pihak Balai Bahasa Provinsi Sumatera Selatan, Drs. Solikhan, M.Pd., Pascasarjana IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Muhammad Daud Bengkula, M.Pd., Ketua Prodi Pendidikan Ekonomi, Dedy Mardiansyah, M.Pd., serta Alumni Universitas Nurul Huda, Dedi Febriyanto, S.Pd.

Kegiatan yang dipandu langsung oleh Ketua Program Studi PBSI Lailatul Fitriyah, M.Pd., dan didampingi Sekretaris Prodi Suryani, M.Pd., serta dosen Universitas Nurul Huda lainnya bersama Anggota HMPS PBSI UNH itu dihadiri juga oleh Rektor Universitas Nurul Huda, H.Imam Rodin, S.Ag., M.Pd., dan Mahasiswa-mahasiswi Universitas Nurul Huda dari program studi pendidikan bahasa dan sastra Indonesia serta program studi pendidikan ekonomi.

Dalam kesempatan itu Jousairi Hasbullah, selaku Pemateri pertama menyampaikan tentang, Tantangan penelitian atau menulis Komering dari perspektif bahasa.

” Beragam tantangan yang dihadapi suku Komering saat ini menarik untuk dipahami, dikaji dan disiasati bagi pengembangan kualitas kehidupan suku Komering yang lebih baik di masa yang akan datang,” Pungkas senior Stastisi dan Demografer tersebut.

Selain itu dari pihak Balai Bahasa Sumatera Selatan, Drs. Umar Solikhan, M.Pd menyampaikan terkait beberapa usaha yang sedang mereka tempuh untuk mempertahankan serta melestarikan adat budaya Komering khususnya Bahasa dan Sastra Komering, agar tetap lestari.

” Kami saat ini sedang berusaha menyempurnakan kamus Bahasa Komering, serta mengupayakan pengadopsian Bahasa Komering untuk dijadikan bahasa Indonesia,” ungkapnya

Tidak hanya itu pihaknya juga sedang menggalakkan kegiatan pelatihan-pelatihan tradisi karya sastra lisan untuk siswa-siswi di Kabupaten OKU Timur.

Selain itu disampaikan juga latarbelakang adanya kegiatan menulis Komering atau Komering studies oleh Dedy Mardiansyah, M.Pd selaku Ketua pusat kajian Komering generasi pertama.

Serta untuk cara penulisan artikel ilmiah yang baik dan benar disampaikan oleh Dedi Febriyanto, S.Pd., selain karena ia alumni PBSI Universitas Nurul, ia juga telah banyak melahirkan beberapa karya tulis ilmiah tingkat Nasional serta merupakan Ketua Pusat Kajian Komering yang baru.

” Sekarang ini yang harus menjadi referensi dalam kegiatan penulisan karya ilmiah harus merupakan karya ilmiah murni, seperti artikel ilmiah, skripsi, tesis dan karya ilmiah lain,” jelas Dedi.

Untuk itu ia menyarankan agar siapapun yang mau menulis karya ilmiah harus banyak membaca referensi artikel-artikel ilmiah yang relevan dengan judul penelitian. (YANDI)