Dirut BSB Kunjungi PPNH Sukaraja

BUAY MADANG – Direktur Utama (Dirut) Bank Sumsel Babel (BSB) Ir. Achmad Syamsudin, MBA., mengadakan kunjungan ke Pondok Pesantren Nurul Huda (PPNH) Sukaraja, Selasa, (16/11/2021).

Bersama jajaran direksi dan rombongan, Dirut BSB mengawali silaturahminya ke kediaman Pengasuh PPNH Sukaraja yang juga Rois Syuriah PWNU Sumatera Selatan, KH.Afandi BA. Didampingi para pengurus Yayasan PPNH Sukaraja, Kiai Affandi menerima rombongan Dirut BSB.

Setelah bercengkrama beberapa saat terkait pengembangan pesantren dan kewirausahaan, rombongan menuju aula Yayasan PPNH Sukaraja untuk beramah-tamah perwakilan dewan guru dan ibu-ibu nasabah Bank Wakaf Mikro (BWM) Nurul Huda.

”Penting bagi Pondok Pesantren Nurul Huda Sukaraja untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, karena sesungguhnya semua ilmu itu berasal dari Allah SWT,” terang Kiai Affandi dalam sambutannya.

Beliau juga mengungkapkan terimakasih kepada rombongan yang dipimpin langsung oleh Dirut BSB atas kunjungan ini dan berharap agar ke depan BSB dengan Dirutnya ini dapat lebih membantu dan membimbing proses pengembangan ekonomi di PPNH Sukaraja.

“Terutama bagaimana BWM Nurul Huda dapat menjadi lokomotif gerakan pertumbuhan dan pengembangan ekonomi pesantren di wilayah OKU raya,” pungkas Kiai alumni Pesantren Sriwangi dan Lirboyo ini.

Dirut BSB ketika mengawali sambutannya menyatakan bahwa awalnya kunjungan tersebut dimaksud untuk  mengaji atau belajar lebih banyak lagi pada Nurul Huda. Namun kemudian ia malah diminta Kiai Affandi untuk memberikan bimbingan lebih teknis terkait pengembangan ekonomi Nurul Huda melalui keberadaan BWM Nurul Huda.

“Tantangan umat Islam itu, seperti umumnya kita ketahui, sesungguhnya ada tiga. Pertama, bagaimana memperbaiki akhlaknya agar lebih mulia. Kedua, bagaimana menguatkan akalnya baik itu dari sisi ilmu, teori, konsep untuk bagaimana lebih cakap serta matang. Dan ketiga, masalah amal bagaimana dapat lebih shaleh atau tepat guna dan berdaya guna,” terang tokoh yang pernah menjadi Direktur Bank Syariah Mandiri ini.

Dirut BSB ini juga menegaskan bahwa dengan telah ada alokasi dana 8 miliar kepada PPNH Sukaraja yang akan dikelola melalui BWM Nurul Huda ini, tentu dibutuhkan kapasitas manajerial yang lebih baik lagi. Manajemen yang amanah dan cakap dalam mengelola titipan dana umat tidak hanya bagi masyarakat sekitar Sukaraja tetapi juga yang lebih luas lagi.

Setelah beramah-tamah Dirut BSB diajak berkunjung ke ruang pelayanan Bank Wakaf Mikro Nurul Huda dan mengutarakan beberapa pertanyaan atau mengkonfirmasi kepada petugas Bank Wakaf Mikro terkait pelayanan produk. Lalu melihat pameran produk nasabah seperti jajanan dan kerajinan tangan hasil produksi ibu-ibu nasabah Bank Wakaf Mikro Nurul Huda tersebut. Dirut sempat pula diminta memotong kue peringatan ulang tahun BSB yang dibuat oleh ibu-ibu nasabah BMW Nurul Huda itu.

Terakhir, Dirut dan rombongan diajak melihat Unit Kesehatan Santri (UKS) PPNH Sukaraja. Dalam kesempatan itu, pihak Yayasan menyampaikan kepada Dirut bahwa UKS Nurul Huda ini agar dapat bertransformasi menjadi klinik atau rumah sakit melalui pengembangan skema wakaf lewat BWM Nurul Huda dan kemitraan dengan BSB.

Dirut BSB menanggapi positif harapan itu dan menyatakan pihaknya siap untuk membantu secara teknis nantinya. “Agar disiapkan skema kira-kira bagaimana pembiayaannya, tentu bukan yang bersifat bangunan yang akan kami prioritaskan tapi lebih pada untuk membantu menyediakan alat pelayanan kesehatannya,” pungkasnya. (Yandi)