Buay Pemuka Peliung- Sebagai acara untuk memperingati Hari Santri Nasional dan Maulid Nabi Muhammad SAW. Yayasan Nurul Mustaqim adakan upacara sekaligus pawai serta sholawatan. Pada 22 Oktober 2021 di Halaman Sekolah SMP Plus Nurul Mustaqim dan Masjid Nurul Mustaqim Desa Bandar Jaya, Buay Pemuka Peliung, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan.
Muslikun selaku Ketua Panitia dalam acara peringatan hari santri mengatakan bahwa hari santri adalah hari bersejarah bagi santri khususnya, sebab pada hari itu para santri mengorbankan jiwa dan raga untuk mempertahankan Kemerdekaan Negara Republik Indonesia dari serangan musuh, beliau juga mengucapkan banyak terima kasih kepada tamu undangan yaitu masyarakat Desa Bandar Jaya, yang telah ikut berpartisipasi sehingga acara tersebut bisa berjalan sebagai mana mestinya. Beliau juga berharap sesuai dengan tema hari santri yaitu, Bertumbuh, Berdaya, Berkarya, maka semua yang ikut serta dalam kegiatan tersebut harus semangat dan menikmati rangkaian acara peringatan hari santri dan maulid Nabi Muhammad SAW.
” Kami mewakili dewan guru dan panitia berharap agar dengan adanya acara peringatan hari santri dan maulid Nabi Muhammad Saw. ini bisa memacu semangat kita semua baik sebagai orang tua dari anak-anak kita, guru maupun sebagai santri atau siswa-siswi Nurul Mustaqim untuk berusaha terus menerus dalam mengembangkan kualitas dan kreativitas dalam menyongsong masa depan, khususnya warga Nurul Mustaqim dan umumnya Desa Bandar Jaya,” ungkap Muslikun Ketua Panitia Kegiatan Hari Santri sekaligus Kepala Diniyah Yayasan Nurul Mustaqim.
Selain itu juga kegiatan tersebut diisi dengan tausiyah, oleh ustadz Syukron asal Desa Bandar Jaya yang juga alumni keluaran tanah Jawa.
Dalam tausiyahnya beliau menyampaikan tentang suri tauladan Baginda Rasulullah Saw. dalam menjalankan kehidupan demi tercapainya sukses dunia dan akhirat.
” Jika kita mau sukses dalam usaha, tidak usah jauh-jauh belajar, cukup dengan mencontoh kehidupan Rasulullah Saw. Kalau mau sukses dalam hal perdagangan contoh beliau, sukses dalam peternakan contoh beliau dan sukses dalam hal apa saja cukup dengan mencontoh kehidupan Rasulullah Saw,” ungkapnya
Beliau juga mengatakan bahwa seorang santri pantas jadi apa saja, jadi presiden pantas, polisi pantas, guru apalagi, termasuk jadi tukang pemegang cangkul di sawah, sebab menurut beliau seorang santri yang diharapkan dari pekerjaannya hanya barokah dari Allah SWT. terhadap apa yang ia kerjakan. (YANDI)


