STKIP NH Gandeng BSI Untuk Kartu Tanda Mahasiswa

Buay Madang- Pembukaan Buku Rekening Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai Kartu Tanda Mahasiswa Secara Massal di STKIP-NH Sukaraja, pada 20-23 September 2021. Ada dua tempat yaitu di Kampus C Tanah Merah dan Kampus B Sukaraja Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Nurul Huda Sukaraja, Buay Madang, OKU Timur, Sumatera Selatan.

Selanjutnya yang menjadi peserta dalam kegiatan pembukaan Buku Rekening BSI tersebut adalah seluruh Mahasiswa STKIP Nurul Huda yang belum memiliki Buku Rekening BSI maupun Kartu Tanda Mahasiswa (KTM).

Sebelum nya, kampus STKIP Nurul Huda tersebut juga menjalin kerja sama dengan Bank Sumsel untuk pembukaan Buku Rekening maupun Kartu Tanda Mahasiswa (KTM).

Ary Zona Hamdani selaku Kepala Cabang BSI Belitang, memberikan keterangan bahwa mereka sangat bersyukur dengan adanya kerja sama antara STKIP Nurul Huda dengan BSI. Beliau juga mengatakan bahwa dengan adanya kerja sama tersebut, mereka akan membantu dan melayani mahasiswa dalam tugas kemahasiswaannya.

“Kami sangat bersyukur dengan kerja sama ini. Kami sebagai Bank gabungan dari Bank-bank syariah sebelumnya, seperti Bank mandiri Syariah,bank BRI Syariah, dan Bank BNI Syariah, merupakan suatu kebanggaan bagi kami telah diberikan ruang dan kesempatan yang luas untuk mengabdi serta memberikan pelayanan kepada masyarakat yang ada disekitar kami, salah satunya STKIP Nurul Huda Sukaraja, yang merupakan perguruan tinggi dengan mahasiswa cukup banyak,” terang Ary Zona Hamdani kepada awak media Sahabat Rakyat Komering, pada Kamis, 23 September 2021.

Beliau juga berharap agar kedepannya kerja sama tersebut tidak hanya sekedar sampai di pembukaan Buku Rekening saja, tetapi juga bisa kerja sama  yang lain, karena mereka mempunyai banyak produk dan layanan, mereka juga akan memberikan fasilitas pembiayaan kepada dosen-dosen yang ada di lingkungan Kampus STKIP Nurul Huda, yang merupakan satu-satunya perguruan tinggi terbesar yang ada di Kabupaten OKU Timur tersebut.

“Sebagai perguruan tinggi yang sedang berjuang untuk menjadi Universitas tentu STKIP Nurul Huda membutuhkan peran teknologi yang lebih, salah satunya pembuatan kartu tanda mahasiswa ini,” tambah nya lagi.

Untuk kendala sendiri beliau menyatakan adalah sering matinya listrik, sehingga proses pembuatan Rekening menjadi lambat, yang seharusnya selesai dengan waktu 10 menit saja, dengan matinya listrik bisa sampai 20 menit, ungkap Kepala Cabang BSI tersebut.

Adapun turut hadir dalam kegiatan tersebut yaitu, H. Imam Rodin, S.Ag., M.Pd. Selaku Pimpinan Kampus STKIP Nurul Huda Sukaraja, Supangat, M.Pd. Selaku Kepala Bagian Keuangan Kampus STKIP-NH, dan Muklas, M.Pd. Selaku Waket III STKIP-NH. (Yandi)