Mahasiswa KKN STKIP NH Adakan Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Google Clasroom

Perjaya Barat- Diera pandemi seperti sekarang memang sangatlah sulit untuk kita melakukan aktivitas keseharian kita, termasuk aktivitas didunia pendidikan. apalagi sekolah kali ini diadakan dengan daring atau dalam jaringan. hal ini membuat para tenaga pengajar mengalami kendala pada saat pemberian materi, banyak anak yang belum bisa menggunakan pembelajaran dalam jaringan ini, aplikasi yang sering digunakan pada saat pembelajaran WhatsApp , Gogle Zoom , dan Google Clasroom. Rabu 11/08/21 KKN STKIP NURUL yang bertugas di Desa Perjaya Barat Kabupaten OKU Timur Sumatera Selatan. Mereka mengadakan pelatihan pembuatan media pembelajaran Gogle Clasroom sebagai pendampingan pembelajaran daring bagi guru yang ada dilingkungan desa Perjaya Barat.

Hasan Burhannudin, S.Pd. dari MI Nurul Iman Kumpul Mulyo mengatakan, sebagai upaya kami mensosialisasikan google classroom sebagai media pembelajaran alternatif yang dapat digunakan oleh guru dalam pembelajaran daring dimasa pandemi.
Kami mencoba berusaha memberi tahu kepada para guru yang ada di lingkungan desa perjaya barat, Untuk menggunakan google classroom sebagai media dalam pembelajaran kepada siswa, serta fillter google classroom yang memadai dapat memudahkan siswa dan guru dalam proses pembelajaran.

“Kami juga mendemonstrasikan kemudian mempraktikannya bersama seluruh guru yang hadir dalam pelatihan pembuatan media pembelajaran tersebut. Selain itu timbalnya lagi, kami mengundang perwakilan setiap sekolah yang ada didesa perjaya barat dari tingkat TK, MI, SMP, dan MA,” ujarnya.

Dengan adanya pelatihan ini diharapkan guru yang datang dapat menerapkan media pembelajaran google classroom dalam pembelajarannya.

Mela Arista salah satu mahasiswa KKN STKIP NURUL HUDA. Ia bersyukur karena acara kemarin dapat berjalan dengan lancar Ia juga menambahkan, “semoga dengan diadakan nya pelatihan ini diharapkan guru dapat menerapkan media pembelajaran google classroom dalam pembelajaran,” Ujarnya.

Ia juga berharap agar kedepannya guru dapat menerapkan pembelajaran pada google classroom karna itu merupakan fitur yang memadai dalam proses pembelajaran serta setiap tugas pun dapat dikirim dengan pribadi sehingga bisa membantu baik guru maupun siswa dalam proses belajar dan mengajar. Selain itu tugas dan nilai nya pun dapat langsung keluar tidak harus menunggu untuk di koreksi oleh guru yang yang mengampu, ungkapannya lagi.(Riki)